Skip to content
Home ยป Apa itu SJW ?

Apa itu SJW ?

Apa itu SJW

Apa itu SJW ? – Sering gak kita menemui orang yang suka berkomentar secara berlebihan di media sosial ? Entah dalam menghujat suatu postingan karena tidak sesuai dengan norma yang mereka miliki ataupun membela suatu postingan karena sesuai dengan norma yang mereka miliki.

“Social Justice Warrior” (SJW) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan individu atau kelompok yang berjuang untuk keadilan sosial dan kesetaraan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti gender, seksualitas, ras, agama, dan sebagainya.

Istilah “SJW” sendiri pertama kali muncul pada tahun 1991 dalam buku “The Great Disruption: Human Nature and the Reconstitution of Social Order” karya Francis Fukuyama. Namun, penggunaan istilah ini yang lebih populer dimulai pada tahun 2010-an dengan berkembangnya media sosial dan internet.

 

Apa itu SJW ?

Apa itu Social Justice Warrior

Apa itu Social Justice Warrior

 

SJW pada awalnya adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang terlibat dalam gerakan sosial seperti feminisme, anti-rasisme, dan hak-hak LGBT. Namun, istilah ini kemudian menjadi semakin terkait dengan perilaku yang dianggap berlebihan dan tidak realistis dalam memperjuangkan tujuan-tujuan tersebut, seperti melakukan pengejaran terhadap individu yang dianggap melakukan tindakan diskriminatif atau melakukan boikot terhadap produk atau layanan yang dianggap tidak mendukung tujuan sosial mereka.

Meskipun kontroversial, gerakan SJW terus berjuang untuk memperjuangkan keadilan sosial dan kesetaraan, sementara para kritikus menganggap gerakan ini terlalu eksklusif, intoleran, dan cenderung memperkuat kesenjangan antara kelompok-kelompok sosial.

Beberapa ciri-ciri SJW antara lain:

  1. Memperjuangkan hak asasi manusia dan keadilan sosial : SJW biasanya terlibat dalam aktivisme untuk hak asasi manusia dan keadilan sosial, seperti hak LGBT, feminisme, dan anti-rasisme.
  2. Menyuarakan pendapat secara aktif : SJW sering kali menyuarakan pendapat mereka secara aktif di media sosial dan internet untuk memperjuangkan isu-isu keadilan sosial.
  3. Mengkritik stereotipe dan diskriminasi : SJW cenderung kritis terhadap stereotipe dan diskriminasi dalam budaya populer dan media.
  4. Menggunakan bahasa politis yang kuat : SJW sering menggunakan bahasa politis yang kuat dalam mengekspresikan pandangan mereka.
  5. Cenderung memiliki pandangan kiri : SJW cenderung memiliki pandangan politik yang kiri, seperti dukungan terhadap kebijakan sosial, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial.

Meskipun SJW sering kali terlibat dalam aktivisme yang positif, beberapa orang mengkritik SJW karena sikap yang dogmatis dan intoleran terhadap orang yang memiliki pandangan berbeda. Beberapa orang juga menggunakan istilah SJW sebagai ejekan untuk merujuk pada orang yang dianggap terlalu kritis atau berlebihan dalam memperjuangkan keadilan sosial di media sosial dan internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *